Memuliakan Anak Yatim Jalan Menuju Surga

Masih ingatkah tentang sebuah kisah yang sangat masyhur ketika disebuah sudut kota madinah terdapat anak kecil yang menangis karena telah kehilangan kedua orang tuanya dan diketahui oleh Rasulullah dan diangkatnyalah anak ini sebagai saudara Fatimah. Rasulullah memberinya makan dan kehidupan sehingga anak yatim ini kembali mempunyai ayah dan ceria bermain dengan teman-temannya. (HR Anas bin Malik)

Oleh karena itu sangat wajar jika Rasulullah SAW sangat menganjurkan kita untuk memuliakan, menyantuni dan membahagiaan anak-anak yatim bahkan beliau memberikan contoh agar anak-anak yatim dijadikan sebagai anak seperti anak-anak kita yang lainnya. Sehingga beliau akan memberikan tempat khusus kepada siapa saja yang memuliakan anak yatim dengan sabdanya “Aku dan penjamin anak yatim berada dalam surga seperti telunjuk dan jari tengah. Rasul mengisyaratkan dengan dua jari tengah dan menjarangkan jari-jari lainnya. (HR Bukhari dan Ahmad).

Subhanallah, tentu saja kita menginginkan bersama Nabi di akherat kelak berdampingan ditaman-taman surganya Allah SWT. Dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Nabi saw bersabda : barang siapa yang memberi makan dan minum seorang anak yatim diantara kaum muslimin, maka Allah akan memasukkannya kedalam surga, kecuali dia melakukan satu dosa yang tidak diampuni.

Begitu mudahnya jalan masuk surga, begitu lempengnya berdampingan dengan Rasulullah di surga. Tentu saja kita semuanya menginginkannya dengan wasilah menyayangi dan menyantuni anak-anak yatim. Bahkan ada salah stau hadits yang menjelaskan tentang magic mengusap setiap rambut anak-anak yatim. Dari Abu Umamah dari Nabi saw berkata: Barangsiapa yang mengusap kepala anak yatim laki-laki atau perempuan karena Allah, adalah baginya setiap rambut yang diusap dengan  tangannya itu terdapat banyak kebaikan, dan barang siapa berbuat baik kepada anak yatim perempuan atau laki-laki yang dia asuh, adalah aku bersama dia disurga seperti ini, beliau mensejajarkan dua jari-nya.

Sungguh mulia hidup ini jika dalam keluarga kita terdapat anak yatim yang kita pelihara atau kita menyantuninya, memberikan bekal kehidupannya. Keberkahan dalam keluarga bisa kita dapatkan manakala kasih sayang terhadap anak yatim juga terasa terbawa dalam kehidupan diri suami, istri dan anak-anak kita semuanya. Rasulullah SAW bersabda “Sebaik-baik rumah tangga muslim ialah yang di dalamnya ada anak yatim yang dilayani dengan baik” (H.R. Ibnu Majah). Allah juga berfirman “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” ( QS Al Insan: 8)

Semoga kita termasuk hamba-hamba yang dermawan yang dibukakan pintu surga-Nya dengan keihlasan kita memuliakan anak yatim yang kita bantu pembiayaan kebutuhan pendidikan serta kehidupannya.santunan yatim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019: Yayasan Sosial | Anak Yatim | Lembaga Sosial di Jakarta Timur | KABBO Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress