CARA MEMILIH HEWAN QURBAN YANG BAIK DAN SEHAT

hewan qurban yayasan panji nusantara

Hari raya Idul Adha sudah di depan mata pada tanggal 10 Dzulhijah umat Islam di seluruh penjuru dunia merayakannya  . Lantunan takbir, tasbih dan tahmid menggema dan saling bersahut-sahutan mengajak kita untuk sejenak melakukan refleksi bahwa tidak ada yang Agung, tidak ada yang layak untuk disembah kecuali Allah, Tuhan semesta alam.

Umat Islam dianjurkan untuk menyembelih hewan qurban bagi yang mampu seusai melaksanakan melakukan shalat sunnah Idul Adha dua rekaat,  Anjuran berkurban ini bermula dari kisah penyembelihan Nabi Ismail yang dilakukan oleh ayahnya Nabi Ibrahim kepada putra terkasihnya yakni Nabi Ismail yang kemudian Allah menggantinya dengan seekor kambing.

Pada Idul Adha kali ini mungkin diantara anda ada yang akan melaksanakan ibadah qurban. Biasanya hewan qurban di Indonesia terdiri dari sapi, kambing atau domba. Lalu bagaimana memilih dan menentukan hewan yang baik untuk kita qurbankan, apa saja kriterianya.Berikut dijelaskan hewan qurban yang memiliki kriteria yang baik :

  1. UMUR HEWAN

Untuk hewan jenis sapi umur hewan yang baik sebagai hewan qurban adalah dua tahun, untuk domba enam bulan sampai satu tahun dan untuk kambing satu tahun. Untuk mengetahui berapa umur hewan qurban adalah dengan melihat gigi seri hewan qurban, yaitu dilihat dari jumlah gigi yang sudah berganti dari gigi susu menjadi gigi tetap. Ukuran gigi tetap lebih besar dibandingkan gigi susu, warna gigi susu putih sedangkan gigi tetap biasanya berwarna kekuningan, ini terkait dengan lapisan yang berbeda pada kedua gigi tersebut.

Pada kambing apabila satu pasang gigi seri sudah berganti maka umur kambing tersebut sekitar satu tahun. Sedangkan pada domba pergantian satu pasang gigi seri dapat mempunyai arti bahwa umur domba tersebut sekitar 1 tahun. Untuk hewan sapi apabila satu pasang gigi seri sudah berganti dari gigi susu menjadi gigi tetap berarti umur sapi tersebut sudah sekitar dua tahun.

  1. HEWAN SEMPURNA DAN TIDAK CACAT

Pastikan hewan qurban yang akan anda gunakan sebagai hewan kurban adalah yang sempurna dan tidak mengalami cacat.

  1. PERHATIKAN TINGKAH LAKU HEWAN

Tingkah laku hewan yang sehat gesit, enerjik dan tidak loyo. Jangan memilih hewan qurban yang menyendiri, tidak bersemangat  dan terlihat lesu karena itu menandakan gejala hewan tersebut tidak sehat atau sakit.

  1. PERHATIKAN CARA HEWAN MAKAN

Apabila hewan qurban menunjukkan nafsu makan yang lahap itu pertanda bahwa hewan tersebut baik. Sedangkan hewan yang terlihat tidak nafsu makan maka ada kemungkinan hewan tersebut sedang mengalami gangguan kesehatan.

  1. PERHATIKAN BAGIAN MATA, HIDUNG, DAN ANUS

Pada bagian mata usahakan yang bersih tidak belekan, hewan yang sehat pada bagian dalam kelopak matanya berwarna pink, apabila bagian dalam kelopaknya pucat atau berwarna kuning sebaiknya jangan dibeli.

Pada hidung sedikit basah tetapi tidak becek itu tanda hewan sehat. Tetapi jika hewan terlihat sperti pilek dan keluar cairan dari hidungnya secara berlebihan apalagi ada gejala bersin-bersin kemungkinan hewan tersebut tidak dalam kondisi yang sehat.

Hal terkahir yang perlu diperhatikan adalah keadaan anus hewan. Apabila disekitar anus hewan terlihat kotor berarti ada indikasi hewan tersebut mengalami diare. Perhatikan juga kotoran yang ada disekitar hewan tersebut, apabila ditemukan kotoran yang encer berarti benar hewan tersebut mengalami diare dan hewan tersebut sebaiknya jangan anda pilih.

Untuk lebih meyakinkan anda mengenai hewan qurban yang anda beli sebaiknya didampingi oleh dokter hewan atau petugas kesehatan hewan.Demikianlah tips singkat ini semoga bermanfaat dan selamat berqurban. (grt/ypn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2019: Yayasan Sosial | Anak Yatim | Lembaga Sosial di Jakarta Timur | KABBO Theme by: D5 Creation | Powered by: WordPress